Cerita Sakit Anak Bayi #1 : Diare

Kemarin sore Aiko buang air besar dua kali sehari dengan tekstur lembek, biasanya sekali sehari dengan tekstur padat. Dilanjut malam sampai tiga kali dengan tekstur encer. Bangun pagi juga masih sama. Gawat. Diare ! Itu yang ada dalam benak kami. Ini kali pertama Aiko seperti ini. Berusaha tenang tidak panik tapi sebenarnya cemas banget. Tapi cukup teralihkan karena si anak bayi besar tak ada perubahan apa-apa, masih aktif main. Enerjik.


Hal yang kami lakukan ketika anak sakit adalah browsing segala hal tentang sakit itu. Kami tidak terlalu suka pergi ke dokter. Bukan apa-apa, tapi kebanyakan dokter (tidak semua) hanya akan memberi obat dan antibiotik tanpa mengedukasi pasien. Dan ini yang kami hindari. Menghindari obat kimia terlalu banyak. Menghindari menjadi orangtua pasif. Bukan kami anti dokter ya. Hanya saja bijak dan cerdas menjadi pasien 😊.

Kembali ke diare. Diare walaupun jenis sakit yang umum namun ternyata berbahaya. Diare adalah gangguan pencernaan yang ditandai dengan buang air besar lebih sering atau lebih encer dari biasanya. Biasanya disebabkan oleh virus, artinya tidak perlu obat. Dan akan sembuh setelah 3-7 hari. Obat hanya untuk meringankan sakit bukan menyembuhkan.

Yang perlu diperhatikan adalah ganti cairan yang terbuang dengan oralit dan zinc.

Penyebab diare :
- Keracunan makanan, infeksi usus, gangguan sistem pencernaan dan alergi bahan makanan.


Kapan harus ke Dokter?

Jika anak menunjukkan tanda-tanda seperti berikut :
•Anak tidak mampu minum (karena muntah hebat atau anak terlalu lemas)
•Anak tampak sangat lemah dan tidak responsif (anak sulit dibangunkan)
•Anak tidak mampu menyusu (menetek)
•Diare berlanjut lebih dari 2 minggu
•Diare dengan darah pada tinja
•Adanya tanda-tanda dehidrasi


Cairan oralit bisa dibeli diapotik dalam bentuk cair maupun sachet. Menurut dr. Inta hindari membuat cairan oralit sendiri kecuali dalam kondisi emergency tidak ada apotik sama sekali. Karena kita tidak tahu takaran gula garam yang pas. Akhirnya cairan tidak dapat merehidrasi tubuh dengan baik.

Rasa oralit agak-agak gimana gitu ya 😅.. Aiko gak suka. Dilepeh. Tapi oralit harus diberikan. Tetap berikan sedikit demi sedikit tambah zinc juga. Rasa zinc kaya sirup..mungkin terlalu manis bagi Aiko. Anak bayi ini juga gak suka hahaha.

Alhamdulillah, setelah minum oralit plus zinc gak bab lagi. Jadi sekitar 3 hari Aiko diare.

Oiya, berhubung Abatinya kerja hari itu, yang bisa dimintai tolong untuk beli oralit dan zinc adalah abang ojek online. Kalau harus nunggu abati pulang pasti malam dan anak bayinya kasian. Mau pergi sendiri gak ada kendaraan lagian jauh juga. Ditengah kontroversinya ojek online vs ojek pangkalan. Saya lebih nyaman dengan ojek online. Pissssss dah 👍

Sekian cerita sakit diare pertama Aiko. Semoga tidak sakit lagi. InsyaAllah.

Sehangat Cinta 😘

Ilmu-ilmu tentang diare bisa dilihat lebih lanjut di :
https://pediatricia.wordpress.com/2009/05/29/lintas-diare/
http://milissehat.web.id/?p=1855
Closed Grup FB GESOBAT (Gerakan Sadar Obat)
Yayasan Orang Tua Peduli

Comments

Popular Posts